Jumat, 12 Agustus 2011

Menjaga Tubuh Wangi Sepanjang Hari

Memiliki aroma tubuh wangi menjadi dambaan setiap orang. Bau tubuh yang wangi akan membuat orang lain senang berdekatan dengan kita. Sebab, bau wangi membuat orang lain nyaman berdekatan dengan kita.

Dengan seabrek kegiatan, kita pun tahu persis setiap orang mempunyai bau alami. Namun bau alami tersebut berbeda-beda. Ada yang menyenangkan dan ada pula yang cukup menganggu. Untuk menghilangkan bau mengganggu, kita bisa meminta bantuan pada sebotol parfum.

Bagaimana parfum bisa hadir untuk kita ya?

Kata perfume yang dipakai saat ini berasal dari bahasa Latin "per fumum" yang berarti melalui asap. Pembuatan parfum berawal dari Mesopotamia dan Mesir, namun dikembangkan di Roma dan Persia. Sejarah mencatat seorang bernama Tapputi adalah pembuat parfum pertama asal Mesopotamia.

Pada abad ke-9, seorang penulis Arab bernama Al-Kindi, menuliskan kata parfum dalam bukunya Book of the Chemistry of Perfume and Distillations. Dalam buku itu dicantumkan pula ratusan resep untuk membuat minyak harum, salep, dan air yang memiliki wangi ditambah dengan obat-obatan. Buku tersebut juga mencatat tentang 107 cara untuk membuat parfum, namun dibuku ini belum mencantumkan saripati bunga untuk penambah wangi.

Barulah ketika seorang dokter dan ahli kimia asal Persia, Avicenna (Ibnu Sina) mencoba bereksperimen dengan bunga mawar yang dicampurkan minyak, herbal dan daun bunga menghasilkan wewangian yang tak biasa. Sejak saat itulah mulai dikembangkan untuk mencampur sari pati bunga ke dalam parfum. Eropa dan Hungarialah yang pertama kali mengembangkannya pada abad ke 14, dengan mencampurkan alkohol agar tahan lama. Saat itu wewangian ini digunakan oleh Ratu Elizabeth dari Hungaria.

Pada abad ke-16 seorang berkebangsaan Italia, Rene le Florentin membuat ruangan rahasia untuk menyembunyikan resep rahasia pembuatan parfum. Namun entah bagaimana, dengan cepat teknik pembuatan parfum semakin tersebar diseluruh daratan Eropa. Lama kelamaan Eropa berkembang menjadi pusat industri parfum. Selain keharumannya yang berkembang, wadah parfum pun turut berkembang. Dari yang hanya menggunakan tabung hingga botol-botol cantik dengan aneka bentuk seperti saat ini.

Setelah perang dunia pertama, prajurit Amerika membawa pulang parfum ke negaranya. Secara cepat parfum berkembang di Negara tersebut, banyak perusahaan yang membuka industri parfum. Hingga saat ini, meski semakin banyak industri parfum, namun rahasia pembuatannya tetap tak diketahui khalayak umum.

Hanya saja, beberapa kategori parfum yang tercipta diantaranya adalah sebagai berikut.
• Bright Floral, merupakan kombinasi dari berbagai bunga.
• Green, merupakan perkembangan dari parfum Cyprus yang terdiri dari bahan pohon cemara dan damar.
• Oceanic/Ozone, merupakan jenis parfum terbaru dalam sejarah parfum.
• Fruity, yang mengambil sari buah-buah sebagai bahan utamanya.
• Gourmand, merupakan campuran dari vanilla dan tonka bean (seperti biji kopi tapi digunakan untuk memuat parfum).

Meski demikian, kita tidak boleh abai dalam menggunakan parfum. Memakai parfum jangan sampai terlalu menyengat, sebab dapat mengganggu orang lain. Ini namanya etika menggunakan parfum. Etika memakai parfum bertujuan untuk membuat seseorang tampil wangi sepanjang hari tanpa mengganggu penciuman orang lain.

Agar sesuai etika, ikuti tips wangi sepanjang hari yuk!

1. Semprotkan Parfum Hanya pada Kulit
Agar lebih tahan lama, sebaiknya semprotkan parfum hanya pada kulit. Terutama, bagian yang memiliki denyutan, misalnya leher, siku bagian dalam, dan pergelangan tangan bagian dalam. Cara ini akan membuat aroma parfum lebih menempel. Ingat, jangan menyemprotkan parfum di dekat area wajah atau di belakang telinga. Penyemprotan di dua area ini hanya akan membuat kulit kering.

2. Jangan Menggosok Kulit yang Telah Disemprot Parfum
Kebiasaan yang sering dilakukan setelah menyemprotkan parfum pada kulit adalah menggosoknya agar cepat kering. Padahal, cara ini kurang tepat karena aromanya justru akan cepat hilang. Agar aromanya lebih tahan lama, biarkan saja parfum di kulit mengering dengan sendirinya.

3. Jangan Terkena Pakaian dan Perhiasan
Kebanyakan orang kadang menyemprotkan parfum secara sembarang pada bagian tubuh dan baju agar wanginya lebih tahan lama. Padahal, menyemprotkan parfum pada pakaian hanya akan menimbulkan noda akibat terjadinya perubahan warna. Jika mengenai perhiasan, parfum akan menimbulkan kekusaman atau memudarkan warna perhiasan.

4. Perhatikan Cara Menyimpan
Penyimpanan parfum memberikan efek yang cukup signifikan terhadap keharumannya. Oleh sebab itu, simpanlah parfum di tempat yang terhindar dari sinar matahari. Ingat, jangan menyimpan parfum di tempat panas. Simpanlah di tempat yang sejuk dan gelap agar keharumannya tetap terjaga.

5.  Jangan Disimpan Terlalu Lama
Cara terakhir yang harus diingat, jangan menyimpan parfum terlalu lama. Jangan ragu untuk menyemprotkan parfum serta nikmati wanginya sesegera mungkin. Cara ini bukanlah sebuah pemborosan, melainkan pengoptimalan. Toh, pasti tidak ingin uang yang telah dikeluarkan untuk membeli parfum terbuang begitu saja karena aromanya cepat berubah.

Kini, selamat menikmati wangi parfum sepanjang hari! (*)
Sumber: inioke.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar